Jalan Rusak di Pamanjengang Moncongloe Dikeluhkan Warga, Proyek Pekerjaan Jalan Belum Terlihat Realisasi

- Redaksi

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan rusak di wilayah Pamanjengang, Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, hingga kini masih menjadi keluhan masyarakat dan pengguna jalan.

Pantauan di lokasi, Rabu (1/7/2026), sejumlah titik ruas jalan terlihat mengalami kerusakan, terdapat lubang serta genangan air yang memperparah kondisi jalan. Situasi tersebut membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati, terutama kendaraan roda dua dan kendaraan pengangkut barang yang melintas setiap hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ruas jalan yang menjadi sorotan yakni jalur Batas Kota Makassar–Pamanjengang–Benteng Gajah dengan panjang sekitar 9,37 kilometer. Hingga saat ini, masyarakat mengaku belum melihat adanya pekerjaan fisik di lapangan, sementara aktivitas warga terus terganggu akibat jalan yang rusak dan kepadatan kendaraan yang terjadi pada jam-jam sibuk.

Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulawesi Selatan, Andi Ihsan, menyampaikan bahwa Paket 6 telah memasuki tahap kontrak dengan nilai mencapai sekitar Rp239 miliar.

 

Paket pekerjaan tersebut dimenangkan oleh PT Makassar Indah Graha Sarana yang beralamat di Jalan Yos Sudarso No. 225 B Makassar, dengan nilai penawaran Rp239.738.341.298,27. Khusus untuk penanganan ruas Moncongloe, alokasi anggaran diperkirakan mencapai sekitar Rp12 miliar.

Namun, sampai Rabu 1 Juli 2026, belum terlihat realisasi pekerjaan di ruas jalan tersebut. Kondisi ini membuat masyarakat mempertanyakan kepastian waktu dimulainya pembangunan atau perbaikan jalan yang sudah lama dinantikan.

 

Warga berharap pemerintah dan pihak pelaksana segera melakukan pekerjaan sesuai kontrak agar akses transportasi kembali nyaman dan tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat pengguna jalan.

 

Follow WhatsApp Channel sidikhukum.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pelanggaran Berlapis di Proyek Gardenia Land Gowa: LP2B Diterabas, PBG Dipertanyakan, Material Tambang Ilegal Disorot
​Aktivitas Tambang Galian C di Kalaserena Gowa Disorot, Nama Haji Ruppa Mencuat
Aksi Gowa Bersatu Gedor Polresta, Tuntutan Tambang Ilegal hingga Kebebasan Pers Belum Dijawab Langsung Kapolresta
AOX Mamuju Siap Gelar “OFF-ROAD eXplore ALAM MANAKARRA 1” di Bulan Oktober 2026
Babinsa Desa Timbuseng Serma Abdul Salam Saleh Aktif Ayomi dan Dampingi Kegiatan Masyarakat
BMKI DPP Gelar Pemeriksaan Kesehatan, Sunnatan Massal, dan Donor Darah Gratis di Desa Sengka Gowa
Kerukunan Pemuda Gowa Kecewa, Tak Satu Pun Anggota DPRD Gowa Temui Massa Aksi
Kerukunan Pemuda Gowa Gelar Aksi Damai di RS Muhammadiyah Gowa, Manajemen Minta Waktu untuk Klarifikasi
Berita ini 34 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:50 WITA

Dugaan Pelanggaran Berlapis di Proyek Gardenia Land Gowa: LP2B Diterabas, PBG Dipertanyakan, Material Tambang Ilegal Disorot

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:10 WITA

​Aktivitas Tambang Galian C di Kalaserena Gowa Disorot, Nama Haji Ruppa Mencuat

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:55 WITA

Aksi Gowa Bersatu Gedor Polresta, Tuntutan Tambang Ilegal hingga Kebebasan Pers Belum Dijawab Langsung Kapolresta

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:19 WITA

AOX Mamuju Siap Gelar “OFF-ROAD eXplore ALAM MANAKARRA 1” di Bulan Oktober 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:09 WITA

Babinsa Desa Timbuseng Serma Abdul Salam Saleh Aktif Ayomi dan Dampingi Kegiatan Masyarakat

Berita Terbaru