Kondisi jalan rusak di wilayah Pamanjengang, Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, hingga kini masih menjadi keluhan masyarakat dan pengguna jalan.

Pantauan di lokasi, Rabu (1/7/2026), sejumlah titik ruas jalan terlihat mengalami kerusakan, terdapat lubang serta genangan air yang memperparah kondisi jalan. Situasi tersebut membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati, terutama kendaraan roda dua dan kendaraan pengangkut barang yang melintas setiap hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ruas jalan yang menjadi sorotan yakni jalur Batas Kota Makassar–Pamanjengang–Benteng Gajah dengan panjang sekitar 9,37 kilometer. Hingga saat ini, masyarakat mengaku belum melihat adanya pekerjaan fisik di lapangan, sementara aktivitas warga terus terganggu akibat jalan yang rusak dan kepadatan kendaraan yang terjadi pada jam-jam sibuk.
Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulawesi Selatan, Andi Ihsan, menyampaikan bahwa Paket 6 telah memasuki tahap kontrak dengan nilai mencapai sekitar Rp239 miliar.
Paket pekerjaan tersebut dimenangkan oleh PT Makassar Indah Graha Sarana yang beralamat di Jalan Yos Sudarso No. 225 B Makassar, dengan nilai penawaran Rp239.738.341.298,27. Khusus untuk penanganan ruas Moncongloe, alokasi anggaran diperkirakan mencapai sekitar Rp12 miliar.
Namun, sampai Rabu 1 Juli 2026, belum terlihat realisasi pekerjaan di ruas jalan tersebut. Kondisi ini membuat masyarakat mempertanyakan kepastian waktu dimulainya pembangunan atau perbaikan jalan yang sudah lama dinantikan.
Warga berharap pemerintah dan pihak pelaksana segera melakukan pekerjaan sesuai kontrak agar akses transportasi kembali nyaman dan tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat pengguna jalan.






Komentar