MAROS 6 juli 2026– Masyarakat, khususnya para pengguna jalan, mengeluhkan kondisi ruas jalan di Dusun Pamanjengang, Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros yang kerap tergenang air meski saat ini sedang memasuki musim kemarau. Genangan tersebut terjadi pada jalan yang berlubang sehingga dinilai membahayakan keselamatan pengendara, terutama pengendara roda dua.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan hasil pantauan di lokasi pada Jumat malam, 3 Juli 2026, serta Senin, 6 Juli 2026, terlihat genangan air masih menutupi sejumlah lubang di badan jalan. Kondisi tersebut menyebabkan lubang tidak terlihat oleh pengendara, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari ketika jarak pandang terbatas.
Sejumlah warga menduga genangan air tersebut berasal dari aktivitas usaha pencucian kendaraan roda dua dan roda empat yang berada di sekitar lokasi. Air bekas pencucian diduga mengalir ke badan jalan dan menggenangi ruas jalan yang telah mengalami kerusakan.
“Kalau siang masih kelihatan lubangnya, tetapi kalau malam tertutup air sehingga sangat berbahaya. Apalagi jalan ini cukup ramai dilalui kendaraan,” ungkap salah seorang warga yang ditemui di lokasi.

Selain membahayakan pengguna jalan, genangan air yang terus-menerus mengisi lubang juga dikhawatirkan mempercepat kerusakan jalan. Warga berharap pihak pengelola usaha pencucian kendaraan dapat mengelola saluran pembuangan air dengan baik agar tidak mengalir ke badan jalan. Di sisi lain, masyarakat juga meminta instansi terkait segera melakukan perbaikan jalan serta meninjau sistem drainase di lokasi tersebut.
Warga berharap pemerintah daerah bersama instansi berwenang segera mengambil langkah konkret demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang setiap hari melintasi jalan tersebut.
Redaksi: SidikHukum.com







Komentar